Monday, October 20, 2014

Pengalaman & Penghargaan yang Andi Raih

            Pengalaman & Penghargaan yang Andi Raih

Setelah lulus dari AMIK BSI Jakarta maka akhirnya saya mempunyai gelar A.Md (Ahli Madya) meskipun belum gelar S.Kom seperti impian saya. Banyak kegiatan-kegiatan yang saya lakukan setelah lulus dari AMIK BSI Jakarta, saya pada tanggal 22 Juli 2006 di Kampus BSI mengikuti Pelatihan Personal Development II sebagai peserta. Selanjutnya pada tanggal 7 Agustus 2006 di Kampus BSI Salemba saya mengikuti Seminar dengan tema Penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi di Perguruan Tinggi sebagai peserta. Pada tanggal 12 Februari 2007 saya mengikuti Pelatihan Personal Development III di BSI Fatmawati sebagai peserta. Selanjutnya pada tanggal 6 dan 7 Maret 2007 saya mengikuti Pelatihan sebagai Tutor untuk Pelatihan Pemrograman Visual Basic di kampus BSI Salemba. Pada tanggal 11-12 Mei 2007 di Kampus BSI Kramat saya juga mengikuti Pelatihan sebagai Tutor untuk Pelatihan Asisten Laboratorium dengan materi MYOB, selain itu saya pada tanggal 11-12 Mei 2007 di kampus yang sama yaitu kampus BSI Kramat menjadi Tutor dalam Pelatihan Asisten Laboratorium dengan materi LINUX.
Kemudian pada tanggal 16 sampai 21 Juli 2007 saya juga mengikuti pelatihan Instruktur di kampus BSI Kramat dengan materi LINUX. Pelatihanpun berkelanjutan sampai pada tanggal 23-28 Juli 2007 di kampus BSI Salemba saya juga mengikuti Pelatihan sebagai Peserta dengan tema Animasi Komputer menggunakan Macromedia Flash. Masih di tahun 2007 yaitu tanggal  3 Agustus 2007 di kampus BSI Bumi Serpong Damai            (BSD) saya mengikuti sebagai peserta Seminar dengan tema “Pengembangan Soft Skill di Perguruan Tinggi”. Pada tanggal 17 September 2007 di BSI Kramat saya menjadi Tutor untuk Pelatihan asisten Laboratorium dengan materi LINUX.
Pada tanggal 17 januari 2008 Andi Saryoko dinyatakan lulus dari STMIK Nusa Mandiri Jakarta dengan untuk program studi Sistem Informasi, sehingga terhitung dari tanggal 17 Januari 2008 saya sudah mempunyai gelar S.Kom. Setelah memiliki gelar S.Kom, saya masih aktif dalam kegiatan-kegiatan pelatihan.
Pada tanggal 19 sampai dengan 23 Februari 2008 saya mengikuti pelatihan Pelatihan Insrtuktur dan Staf Akademik dengan materi VIDEO EDITING di Kampus BSI Salemba sebagai peserta. Selanjutnya pada tanggal 26 Februari 2008 di Kampus BSI Bumi Serpong Damai(BSD)  saya  mengikuti kegiatan Seminar sebagai peserta dengan materi Etos Kerja.
Pada tanggal  27 Februari 2008 sampai dengan 1 Maret 2008 saya mengikuti acara Seminar resensi dan bedah buku BSI di kampus BSI Margonda sebagai peserta. Pada tanggal  27 Februari 2008 sampai 4 Maret 2008 di Kampus BSI Margonda saya juga mengikuti acara Seminar sebagai peserta Seminar wajib karyawan BSI. Selanjutnya pada tanggal 27 Februari sampai 14 Maret 2008 saya di Kampus BSI Kramat juga menghadiri acara seminar resensi dan bedah buku BSI sebagai peserta.
Kemudian pada tanggal 28 Februari 2008 saya menjadi  Pembicara dalam acara Seminar di Kampus BSI Margonda dengan tema Evaluasi Kinerja SDM. Pada tanggal 16 sampai dengan 17 Juli  2008 Saya mengikuti  acara Workshop perhitungan Angka Kredit Dosen sebagai peserta di Kampus Kramat. Pada tanggal 20 Juli 2008    di Kampus BSI Salemba saya mengikuti             Pelatihan sebagai peserta dengan tema “Quality Leadership & Life Management ( QLM )”. Kemudian dilanjutkan pada tanggal 21 Juli 2008 mengikuti pelatihan dengan tema “Mengelola Keuangan” di Kampus  BSI Salemba sebagai peserta.
Pada tanggal 25 November 2009 saya mengikuti acara semina di Lumire Hotel & Menara Salemba Building        sebagai peserta seminar internasional (International Seminar of Information Tecnology / ISIT).
Pada tanggal 31 Maret 2011 saya lulus Program Pasca Sarjana di STMIK Nusa Mandiri Jakarta Program studi Ilmu Komputer dengan konsentrasi Sistem Informasi Manajemen.
            Tanggal 3 dan 4 September 2013 tepatnya di Kampus BSI Kalimalang sebagai peserta Pelatian penyusunan proposal penlitian yang diselenggarakan atas kerjasama AMIK BSI Jakarta dan Direktorat Pendidikan Tinggi ( DIKTI ).
            Di tahun 2014 saya juga masih aktif dalam mengikuti acara-acara seminar dan lain-lain. Pada tanggal 27 Januari 2014 di Kampus BSI Jatiwaringin saya mengikuti  acara Seminar dengan tema “The ACHIEVER”.  Selanjutnya pada tanggal 13 dan 14 Maret 2014           mengikuti Pelatihan            Pembekalan Materi Penulisan Jurnal Ilmiah sebagai peserta di Kampus BSI Salemba.

Saya diangkat sebagai karyawan tetap pada tanggal 1 Maret 2008 di Kampus Bina sarana Informatika (BSI) Jakarta. Pada tanggal 13 Maret 2008 saya ditugaskan sebagai staff Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan (Staff BAAK) sampai dengan tanggal 4 Agustus 2014. Pada tanggal 1 November 2011 saya diangkat sebagai Staff Akademik. Selanjutnya pada tanggal 4 Agustus 2014 saya ditugaskan sebagai Tim Beasiswa & Penelusuran Minat dan Bakat (PMDK).
Sedangkan untuk pengabdian masyarakat yang sudah saya lakukan antara lain pada tanggal 3 Februari 2011 saya melakukan Pengabdian Masyarakat yang di selenggarakan di kampus BSI Salemba sebagai Ass. Tutor Perakitan Komoputer dengan peserta remaja Kelurahan Paseban Jakarta.
Pada tanggal 18 sampai dengan 23 Februari 2013 saya juga melakukan Pengabdian Masyarakat sebagai Tutor dengan materi Microsoft Office dengan peserta pengurus OSIS SMK Purnama Mandiri Jakarta yang di lakukan di Kampus BSI Fatmawati. Kemudian pada tanggal 27 April 2014 di BSI Kaliabang saya juga melakukan Pengabdian Masyarakat sebagai Tutor dengan tema “Pengetikan ulang buku untuk tuna netra”.
Untuk Kepangkatan saya sebagai Asisten Ahli untuk materi Logika & Algoritma, Algoritma & Pemrograman II, Linux I saya peroleh terhitung mulai tanggal 1 April 2014 dengan KUM 150.
Sedangkan untuk karya ilmiah yang sudah berhasil diterbitkan adalah Jurnal Cakrawala dengan judul “Pemberdayaan Internet sebagai solusi belajar ( Learning solutions ) yang efektif dan efisien” ISSN 1411-8629 Vol. XII. No. 2 September 2012. Kemudian di bulan juli tahun 2013 pada Jurnal Teknologi berhasil diterbitkan makalah saya dengan judul “Penentuan Siswa Teladan berbasis logika Fazzy pada SMA Budaya Jakarta” ISSN 2088-3315 Vol. II. No 2 Juli 2013 pada Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal. Pada bulan Juli 2014 juga berhasil diterbitkan makalah saya pada Jurnal Teknologi Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal Vol.3 No.2 Juli 2014 :54-56 ISSN 2088-3315 dengan judul “Strategi Pengambilan Keptusan Dalam Menggunakan Media Untuk Menjual Barang Dengan Integrasi Analytic Hierarchy Process (AHP)”. Selanjutnya pada bulan September 2014 makalah saya juga berhasil diterbitkan di Jurnal Pilar STMIK Nusamandiri Jakarta pada Vol X No.2 September 2014, ISSN 1978-1946 dengan Judul “Penerapan Metode Logika Fuzzy Dalam Menentukan Mahasiswa Terbaik”.


Pada tahun 2014 di bulan September saya melakukan pengabdian Masyarakat ke Yayasan Taruna Pertiwi Jl. Masjid Al Makmur Rt.001/008 Pasar Minggu jakarta Selatan, dari tanggal 8-9 September 2014 dengan materi Pengenalan Komputer. Pada bulan yang sama saya juga mencoba ikut Ujian TOEFL di STBA IEC di daerah kampung melayu Jatinegara, dan Alhamdulillah mendapatkan Score di luar dugaan yaitu 510.
ada bulan oktober 2014 banyak kegiatan yang saya lakukan, antara lain mendapat tugas untuk mengikuti kegiatan Monitoring & Evaluasi (MONEV) dari tanggal 1 sampai dengan 3 Oktober 2014 ke kampus AMIK BSI Karawang. Pada bulan yang sama saya juga mendapat tugas yang sama ke AMIK BSI Tasikmalaya dari tanggal 21 sampai dengan 22 Oktober 2014. Pada hari Sabtu tanggal 18 Oktober 2014 saya mendapatkan pengalaman baru yang sangat luar biasa. Saya menjadi Panitia Seminar Internasional ISSIT 2014 yang diadakan di Kampus BSI kalimalang. Selain jadi panitia, saya juga sebagai pemakalah, moderator dan juga sebagai pembicara dalam acara Seminar ISSIT tersebut. Puji syukur Alhamdulillah saya bisa menjalani itu semua dengan lancar.

Pada awal tahun 2015 Andi mengikuti acara Pelatihan dan Workshop, yaitu pada tanggal 27 Januari 2015 Andi mengadiri acara workshop di Kampus Jatiwaringn dengan Tema “Workshop Pembaharuan Sistem Serdos Dalam Perspektif Budaya Akademik & Profesionalisme Dosen”.





 


 

Pada tanggal 25-27 Februari Andi mengikuti Acara Pelatihan Pembuatan Proposal Hibah Penelitian Dosen yang di adakan di kampus BSI Dewisartika B Jakarta.



 











 
Pada Bulan maret 2015 Andi menulis jurnal pada Jurnal Perspektif dengan judul “Perancangan Sistem Informasi Penjualan Furniture Berbasis Web Pada PK. Bumi Jaya Bekasi”.
Pada tanggal 08 April 2015 Andi Saryoko melakukan Pengabdian Masyarakat di Ruang pertemuan PKK RW.09 Prima Harapan Bekasi yang di selenggarakan oleh LPPM BSI dengan judul kegiatan “Pelatihan Komputer dengan Materi Optimalisasi Technopreneur pada PKK RW.09 Prima Harapan Regency Kelurahan Harapan Baru Bekasi.
Pada tanggal 23 Mei 2015 saya sebagai Panitia dalam acara Seminar Nasional SNIT 2015 di kampus BSI Kaliabang sebagai Koordinator Sie Pengatur Peserta, dengan tema "Peluang Dan Tantangan Indonesia Dalam Menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) 2015".

Pada tanggal 29 Agustus 2015 Andi Saryoko mengikuti Seminar Nasional yang diselenggarakan Forum Akademisi Indonesia dengan tema “Seminar Nasional Indonesia Darurat Korupsi” di Kampus BSI Kalimalang.

Pada tanggal 30 September 2015 sampai dengan 06 Oktober 2015 Andi Saryoko melakukan salah satu Tri darma sebagai tenaga pendidik/Dosen yaitu melakukan Pengabdian Masyarakat berupa Pelatihan Komputer Bagi anggota Forum 10 LKM dengan materiMicrosoft Excel dan Akuntansi dan Aplikasi berbasis Excel, yang dilakukan di kelurahan Cawang.

Pada tanggal 14 sampai 22 Desember Andi Saryoko menjadi panitia wisuda Akademi-akademi BSI di BSI Convention Center (BCC) Kaliabang Bekasi dan pada tanggal 23 Desember Andi menjadi panitia wisuda STMIK Nusa Mandiri yang bertempat di BCC Kaliabang Bekasi.



Pada tanggal 5 Januari Andi menghadiri Forum Group Discussion dengan tema “Memantapkan BSI menghadapi MEA 2016” yang diadakan oleh Direktur BSi Bapak Ir. Naba Aji Notoseputro di BSI Dewi Sartika.

Pada tanggal 26 Januari Andi juga menghadiri acara Workshop sebagai peserta “Calon Peserta Sertifikasi Dosen 2016 dengan pembicara Ibu Dahlia Sarkawi, M.Pd, Bapak Fatur Rohman, S.Kom, M.Si, dan Ibu Amin Setio Lestiningsih, S.E, M.Si. yang di adakan di Aula Kampus BSI Salemba 22.
  

Tanggal 09 dan 10 Februari 2016 Andi mengikuti acara Workshop di Kampus BSI jatiwaringin Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Pada Jurnal Internasional dengan tema "KIAT SUKSES MENEMBUS JURNAL INTERNASIONAL".
Untuk menambah wawasan dan pengetahuan, pada tanggal 27 Februari di hari yang sama dalam waktu yang berbeda Andi mengikuti Seminar yang dilanjutkan dengan acara Workshop di Kampus STT Terpadu Nurul Fikri Depok dengan tema "Laravel or Yii Framework" Acara seminar dilakukan dari jam 09.00 sampai jam 12.00 kemudian dilanjutkan workshop yang dimulai dari jam 13.00 sampai 15.30 WIB.

Pada tanggal 9-10 Februari 2016 Andi mengikuti acara Workshop Penulisan Artikel Ilmiah pada Jurnal Internasional dengan tema "Kiat Suskses Menembus Jurnal Internasional" sebagai peserta yang di laksanakan di Kampus BSI Jatiwaringin.

Pada tanggal 11-16 Februari 2016 Andi mngikuti acara Workshop Penyusunan Proposal Hibah Penelitian Dosen Pemula (PDP) dengan Tema "Menumbuhkan Minat Penelitian Dosen Di Lingkungan Perguruan Tinggi Bina Sarana Informatika" sebagai Peserta yang diselenggarakan di Kampus BSI Jatiwaringin.


Pada tanggal 1 Maret 2016 Andi mendapat kabar bahwa penulisan Andi sudah terbit pada Jurnal Pilar dengan ISSN 1978-1946 Vol.XII, No. 1 Maret 2016 dengan judul “PENERAPAN METODE INFERENSI FORWARD CHAINING DALAM MENDIAGNOSA PENYAKIT KULIT PADA KUCING “. Berikut Tulisan Andi yang sudah terbid di beberapa Jurnal:

Pada tanggal 25-30 April 2016 Andi mengikuti kegiatan Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan di Kelurahan Cipinang Melayu Jakarta Timur. Adapun tema Pngabdian Masyarakatnya adalah “Pemanfaatan Internet Sebagai Sarana Meningkatkan Wirausaha melalui Penjualan Online”, yang diselenggarakan bersama teman-teman Dosen pengajar STMIK Nusamandiri Jakarta.




Pada tanggal 15 Juli 2016 Andi menghadiri undangan dalam acara Persamaan persepsi Penguji Tugas Akhir dan Skripsi untuk Dosen-dosen BSI dan STMIK Nusamandiri yang diadakan di Kampus BSI Jatiwaringin.
Pada tanggal 17 Juli 2016  Andi Saryoko menjadi panitia wisuda STMIK Nusa mandiri di gedung  BSI Convention Center (BCC) Kaliabang Bekasi dan lanjut pada tanggal 18 Juli 2016 Andi menjadi panitia wisuda Akademi-akademi BSI  yang bertempat di BCC Kaliabang Bekasi juga.


Pada tanggal 25 Juli 2016 Andi mendapat tugas  ke Kopertis III untuk mengurus beasiswa Beasiswa UNggulan Dosen Indonesia – Dalam Negeri (BUDI-DN) dengan No Surat 311/STMIK-NM/VII/2016 yang tertanggal 22 Juli 2016.

Pada tanggal 6 Agustus 2016 Andi mengikuti seminar KNIT (Konverensi Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) dengan tema “Peran Digital Megatrends dalam Berbagai Aspek Keilmuan” yang di adakan di BSI Convention Center (BCC Bekasi) sebagai Pemakalah, dengan judul materi “Kepuasan Masyarakat terhadap Pembelian Tiket Kereta Api secara Online” yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM STMIK Nusa Mandiri Jakarta.


Pada tahun 2016 Andi mengajukan proposal Penelitian Dosen Pemula ke Pemerintah (RistekDikti) dengan judul penelitian “Tingkat Kepuasan Masyarakat terhadap Pembelian Tiket Kereta Api secara Online” dan Alhamdulillah di terima dan di setujui untuk dibiayai pemerintah dan dilakukan penelitian di Tahun 2017. Selama penelitian Alhamdulillah berjalan dengan lancar sampai dengan pembuatan laporan kemajuan yang diseminarkan di Hotel Aston Anyer Jawa Barat pada hari Rabu Tanggal 06 September 2017. Pada saat itu Andi Saryoko, M.Kom Menghadiri Seminar Nasional Industrial Services SNIS di Hotel Aston Anyer Sebagai Pemakalah dari penelitiannya yang berjudul "Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pembelian Tiket Kereta Api Secara Online". No sertifikat No. 112/TI/SNIS.5/IX/2017 dengan Tema "Kontribusi Teknik Industri Dalam Mewujudkan Industri Kreatif Nasional Yang Berdaya Saing"


Pada hari Rabu tanggal 20 September 2017, Andi Saryoko, M.Kom Selesai melakukan presentasi Laporan Kemajuan Penelitian Dosen Pemula (PDP) 2017 dana Hibah dari Kemenristekdiktidalam acara Monitoring dan Evaluasi (MONEV) yang diselenggarakan PPPM STMIK Nusa Mandiri Jakarta di Kampus STMIK Nusa Mandiri Jakarta, Warung Jati Jalan Damai No.8 Warung Jati Barat (Margasatwa) Jakarta Selatan.
Adapun reviewer yang dihadirkan adalah Dr. Euis Meinawata, S.Pd, M.Pdi dari Kampus ABA BSI Jakarta.
Foto bareng reviewer MONEV Laporan Kemajuan Dana Hibah Kemenristekdikti Penelitian Dosen Pemula (PDP) bersama Dr. Euis Meinawata, S.Pd, M.Pdi dari Kampus ABA BSI Jakarta, dan rekan-rekan Dosen peneliti yang lolos pada anggaran 2017.
Bagi rekan-rekan yang belum lolos jangan putus asa, ayoo semangat merancang proposal kembali dan kita ajukan proposal kita yang lebih baik dan lebih menarik di tahun depan. Bagi teman-teman yang belum pernah mencoba, ayo segera dipersiapkan dari sekarang menyusun proposalnya, agar di tahun depan kita sudah siap mengajukan proposal Penelitian Dosen Pemula.
Profesi Andi Sebagai Dosen sudah pasti mempunyai kewajiban. Kewajiban kepada setiap Perguruan Tinggi sebagaimana dijelaskan dalam Tridharma Perguruan Tinggi adalah Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat. Salah satu kewajiban dosen STMIK Nusa Mandiri Jakarta  melaksanakan Pengabdian Masyarakat, hal ini dilaksanakan berkaitan dengan kepedulian setiap lembaga atau institusi yang bergerak di bidang Pendidikan khususnya Pendidikan Tinggi dengan mengikuti perkembangan dan kemajuan teknologi khususnya Indonesia sebagai satu negara yang memiliki potensi sumber daya alam dan manusia yang banyak belum dapat disetarakan dengan negara-negara maju.
Dengan melakukan pengabdian kepada masyarakat salah satunya pada anak yatim piatu Yayasan Rohmatul Ummah pada lingkungan sekitar. Dimana anak-anak yatim piatu ini sangat aktif dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan ilmu untuk masa depannnya. Kegiatan-kegiatan anak yatim piatu ini sering dilakukan di Yayasan Rohmatul Ummah, yang pada saat ini diketui oleh bapak H. Muchammad Muzaki, ST, MM.
Andi Saryoko, M.Kom Menjadi Tutor saat melakukan acara Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan di Yayasan Rohmatul Ummah Pondok Gede

Selain melakukan pengabdian masyarakat, Andi juga harus aktif dalam kegiatan Seminar ataupun Workshop.
Andi Saryoko, M.Kom menghadiri acara Seminar Nasional & Workshop dengan tema "KORUPSI" Pada hari Sabtu Tanggal 28 Oktober 2017 di Aula Kampus BSI Kalimalang Jl. SMA Kapin No.292 A, Kalimalang, Jakarta Timur Keynote Speaker Dr. Bambang Widjojanto, SH. Seminar Bedah Buku "Jihat Melawan Korupsi" Karya Dr. H. Abdullah Hehamahua, SH, MM Dengan nara Sumber Dr. H Abdullah Hehamahua, SH, MM (Mantan Ketua KPK) dan Dr. Laode Muhammad Syarif, SH, LL.M (Wakil Ketua KPK) dan Workshop Perencanaan Keuangan Sebagai Solusi Korupsi Indonesia Nara sumber Tim PT. Samuel Asset Manajemen. Berikut Foto-foto pada saat mengikuti kegiatan Seminar:

Pada tanggal 15 November 2017 Andi mengikuti acara seminar & workshop yang diadakan STMIK Nusa mandiri dengan tema Workshop Penulisan Buku Ajar yang diadakan bekerjasama dengan penerbit Andi dari Jogjakarta.

Pada hari Rabu Tanggal 13 Desember 2017 Andi Saryoko, M.Kom bersama dengan rekan-rekan Dosen Peneliti yang lain Melakukan Seminar Hasil Akhir Penelitian Dosen Pemula Dana Hibah dari KEMENRISTEKDIKTI yang dilakukan dari pagi sampai sore di Kampus Jatiwaringin, diselenggarakan oleh PPPM STMIK Nusa Mandiri Jakarta dengan menghadirkan Asesor Bapak Dr. Faroman Syarief, SE, MM Dosen dari AMIK BSI Bekasi. Alhamdulillah acara berjalan dengan sangat lancar dan sangat kondusif. Adapun momen yang dapat kita abadikan adalah sebagai berikut:






Hasil akhir dari Hibah Penelitian Dosen Pemula yang dibiayai KemenRistekDikti adalah berupa jurnal dan poster. Jurnal terbit di Journal Industrial Servicess ISSN 2461-0623 Vol 3 No.1b Oktober 2017 hal 162-167 link http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jiss/article/view/2078 sedangkan poster penampakannya sebagai berikut:

Semoga kegiatan penelitian dan seminar ini dapat memotivasi kita semua untuk tetap menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi yang salah satunya adalah melakukan Penelitian.


Tanpa disadari, apa yang pernah saya impikan ternyata sudah menjadi kenyataan, bahkan melebihi dari yang kita impikan. Itu semua berkat usaha, kesabaran, keikhlasan dan doa dari kita, orang tua, keluarga dan semuanya. Saya juga selalu ingat dalam menjalani itu semua dengan prinsip hidup saya untuk "Selalu berusaha sabar dan semangat, dengan didasari rasa ikhlas dan selalu bersyukur."

Alhamdulillah, ini semua juga berkat mendapatkan ridho dari Alloh SWT….


                                                                                                                                 To be continue .....

Belajar, Mengajar & Bekerja

Belajar, Mengajar & Bekerja

Setiap hari Andi menjalani rutinitas yang berstatus sebagai Mahasiswa BSI yang kuliah sambil bekerja. Meskipun jam kerja sering mengalami perubahan, tapi Alhamdulillah tidak berbenturan dengan jadwal kuliah.
Semester 1 sampai semester 2 berjalan dengan lancar. Pada semester 3 ada beberapa hal yang Andi rasakan. Jadwal semester 3 sudah mualai tidak berarturan, sehingga Andi mengalami kesulitan dalam mengatur waktu, terutama waktu buat istirahat. Sehari pagi sehari siang dan itu cukup merepotkan Andi untuk mengatur waktu istirahat, karena pada malam harinya Andi harus bekerja.
Pada semester 3 Andi menyampaikan informasi kepada Orang tua di kampung bahwa Andi sekarang melanjutkan kuliah. Akan tetapi Orang tua tidak percaya kalau Andi bisa melanjutkan kuliah, jadi waktu itu Orangtua Andi berasusmsi kalau Andi hanya melanjutkan kursus saja. Buat Andi, gak maslah orang tua percaya atau tidak, yang penting Andi sudah bilang dan meminta doa untuk kelancarannya.
Pada saat semester 3 berjalan andi pernah mengalami suatu kejadian yang sedikit membuat andi kecewa. Waktu itu saatnya kuis di kampus, jadi Andi buru-buru pulang kerja langsung berangkat kuliah. Dengan berjalan kaki Andi pulang kerja menuju kost untuk mandi, selesai mandi Andi jalan kaki menuju jalan raya yang jaraknya lumayan jauh. Sesampainya di jalan raya, Andi menanti angkot yang cukup lama. Setelah dapat angkot Andi pun naik, namun dipertengahan jalan ternyata angkot yang Andi naikin ngetem begitu lama sehingga Andi terlabat untuk sampai di kampus. Karena terlambat, sampai dikampus andi tidak diijinkan untuk masuk ruangan sehingga terpaksa andi harus belajar di luar ruangan dan menunggu perkuliahan hari itu selesai untuk mendapatkan absensi kehadiran dari dosen yang mengajar waktu itu.
Pada suatu hari, sepulang bekerja seperti biasanya andi harus buru-buru pulang dengan jalan kaki untuk mengejar waktu kuliahnya. Sesampainya di kost andi mandi dan langsung berangkat kekampus dan seperti biasa andi ke kampus naik angkot tapi sebelum naik angkot andi harus jalan kaki sekitar 1 km untuk menuju ke jalan raya. Pada saat jalan kaki di pertengahan jalan, entah karena terlihat terburu-buru jalannya, ada seseorang dari belakang yang naik motor tiba-tiba menawarkan ke andi untuk ikut naik motornya sampai di jalan raya.
Orang itu bertanya pada andi “ Mau kemana Mas?”, Andipun menjawab “ Mau Ke kampus Mas”. Kemudian orang itu bertanya lagi” Kampusnya di mana?”. Andi jawab” di daerah senen Mas.” Terus orang itu bilang”Oooo…ya sudah bareng aja sekalian, saya juga mau ke senen kok.” Andipun berfikir untuk menerima tawaran itu atau tidak. Setelah difikir-fikir dan karena memang butuh sampai dengan cepat di kampus, Andipun akhirnya menerima tawaran itu, sehingga sampai di kampus tidak terlambat lagi.
Pada semester 3 jadwal perkuliahan sangat berbeda dengan jadwal pada semester 1 dan 2 yang lalu. Kadang pagi kadang siang, sehingga menyulitkan saya untuk mengatur waktu istirahat/tidur. Dari beberapa kendala tersebut dan sulitnya untuk membagi waktu, sempat andi akan memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliah lagi. Akan tetapi setelah Andi cerita/sharing dengan Mba Amel dan Mas Rohim, andi diberi solusi untuk memakai salah satu dari sepeda motornya. Setelah beberapa hari andi memakai sepeda motornya Mas Rohim, andi merasa ga enak karena pada waktu itu motor yang dipinjamkan motor yang baru dibeli Mas Rohim dan Mba Amel. Selain tidak enak hati, andi juga berasa takut kalau terjadi apa-apa dengan motor itu pasti menggantikan dengan uang yang tidak sedikit. Akhirnya andi bicara dengan Mas Rohim dan Mba Amel agar motor yang dipinjamkan ke andi, motor yang satu lagi saja. Paling tidak kalau motor lama/tua, andai saja terjadi sesuatu maka andi untuk menggantikan tidak terlalu keberatan. Dengan begitu andi pun dapat melanjutkan kuliahnya kembali setelah mendapatkan solusi dari kendala-kendala yang dihadapinya.
Setelah semester 5, andi pulang kampung dengan membawa Kartu hasil Studi (KHS) dari semester 1 sampai semester 5 dengan maksud meyakinkan kepada orang tua terutama Bapaknya Andi yang waktu dulu pada saat masih semester 3 tidak percaya kalau andi melanjutkan kuliah lagi dan disangka hanya kursus saja. Tapi dengan membawa KHS dari semester 1 sampai semester 5, akhirnya Bapak Andi percaya kalau anaknya melanjutkan kuliah. Pada saat itu andi dapat memaklumi kalau Bapak tidak percaya kalau andi dapat melanjutkan kuliah, karena biaya kuliah itu sangat mahal, sehingga wajar kalau Bapak tidak percaya dan menyangka kalau andi hanya kursus saja.
Pada semester akhir yaitu semester 6 setelah menyelesaikan Tugas Akhir, andi mencoba memasukkan lamaran sebagai Asisten Dosen di tempat andi kuliah. Meskipun teman-teman andi yang pandai dikelas tidak bisa lolos masuk sebagai Asisten Dosen (AsDos), tidak menjadi penghalang buat andi untuk menjadi AsDos. Waktu itu andi hanya iseng saja jadi kalau lolos Alhamdulillah tapi kalau tidak lolos juga tidak masalah. Tapi ternyata hasilnya di luar dugaan. Ternyata Andi yang di kelas biasa-biasa saja ternyata bisa masuk sebagai AsDos. Bersukurlah Andi waktu itu.
Pada waktu itu, Andi menjalani 3 pekerjaan pada setiap harinya. Siang berangkat bekerja sebagai Assisten, pulang lanjut bekerja ke Gandy sampai tengah malam, dan tengah malam sampai di kostan sekitar jam 12 malam, kemudian tidur sebentar sekitar 1 sampai 2 jam. Selanjutnya kurang lebih jam 2 malam disaat teman2 kost pada terlelap tidur, Andi mulai membuat kue donat di kostan sendirian yang setiap harinya di setorkan ke warung-warung kecil di sekitar kostan, tapi sesekali ada teman kostan yang bantuin Andi buat kue. Pembuatan kue berakhir sekitar jam 7 pagi. Hampir setiap hari kegiatannya seperti itu. Meskipun dalam sehari semalam tidur rata2 2 jam, Andi tidak merasakan kecapekan. Rasa capek dan lelah hilang tergerus dengan semangat Andi untuk merubah kehidupan yang pahit kala itu.
Pada suatu hari ada suatu kejadian, ditengah perjalanan pada saat Andi berangkat ke kampus, Andi sempat tertidur saat naik motor, bersyukur pada waktu itu keadaan jalanan sepi dan Alhamdulillah Andi tidak sampai terjatuh dari motor. Setelah kejadian itu Andi sempat meneteskan air mata saat masih diperjalanan dengan menaiki sepeda motor. Andi tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya seandanyai sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, sedangkan Andi saat itu jauh dari keluarga, gak tau siapa yang akan mengurus dan merawat jika Andi sampai terjatuh waktu itu. Meskipun andi anak ragil(anak terakhir), tapi bisa dibilang andi sebagai tulang punggung keluarga waktu itu. Besar sekali harapan keluarga terutama Orang Tua kepada Andi.
Setelah lulus kuliah D3 pada saat wisuda yang waktu itu dilaksanakan di JCC, Andi mengundang keluarga untuk datang ke Jakarta untuk menghadiri acara wisuda D3 Andi. Alhamdulillah Bapak dan Ibu bisa datang semuanya, bahkan kakak-kakak dan keponakan juga pada ikut dalam acara wisuda D3 Andi di JCC. Senang dan bahagia rasanya waktu itu. Tak disangka Andi ternyata bisa menyelesaikan kuliahnya sampai selesai. Alhamdulillah rasa syukur ini tercurahkan karena meskipun orang tua tidak lagi mampu membiayai Andi Kuliah namun Andi mampu mewujudkan cita-cita Andi untuk dapat kuliah, dan itu adalah hal yang tidak terduga sebelumnya. Dikampung (di desa) meskipun banyak orang yang mampu namun waktu itu hanya sedikit yang dapat melanjutkan kuliah, dan Andi meskipun dari kalangan keluarga yang kurang mampu, namun andi tidak pantang menyerah untuk merubah kehidupan yang pahit kala itu, dan meskipun dengan susah payah dan kerja keras, akhirnya Andi mampu menyelesaikan kuliah dan mendapat gelar A.Md (Ahli Madya).
Setelah Andi mengajar sebagai Assisten Lab selama satu semester, Andi mencoba ikut memasukkan surat lamaran & CV sebagai Instruktur. Tapi koordinator lab yang waktu itu bertugas mengumpulkan dan mendata assisten lab yang hendak melamar sebagai instruktur, menolak lamaran dan CV andi karena belum memenuhi syarat. Syarat untuk menjadi waktu itu harus menjadi assisten lab selama dua semester, sedangkan andi baru satu semester menjadi assisten lab.
Meskipun ditolak oleh koordinator lab waktu itu, Andi tidak menyerah begitu saja, karena Andi yakin masih ada jalan lain untuk menggapainya. Seperti pepatah “Banyak jalan menuju Roma”. Kalau seseorang tidak tahu jalan mana yang harus dilalui untuk menuju sukses, atau dia salah jalan, maka dia tidak akan pernah menjadi sukses. Sukses itu bukan sesuatu yang bisa diperoleh secara instant, sukses bukan semata-mata sebuah keberuntungan, atau kebetulan belaka. Tidak ada kebetulan dan keberuntungan semata di dalam sukses. Ada tahapan-tahapan langkah untuk meraih kesuksesan. Ada langkah-langkah tindakan yang harus diambil dan dijalankan. Andai saja jalan yang kita tempuh gagal, yakinlah bahwa ada jalan lain yang bisa menghantarkan kita untuk menggapai keinginan atau cita-cita kita.
Kegagalan-kegagalan bahkan bisa jadi 1001 kegagalan yang akan kita lewati sebelum kita menggapai kesuksesan yang kita impikan dan kita cita-citakan. Untuk melewati itu semua pastinya kita harus mempunyai sifat yang sabar dan ikhlas. “Dan bersabarlah kamu, karena sesungguhnya Alloh itu beserta orang-orang yang sabar” (QS.8:46). Maka dari itu yakinlah bahwa kesabaran dan keikhlasan akan membawa kita pada titik yang lebih baik. “….. dan kesabaran merupakan cahaya terang …..” (HR.Bukhori).                                                                                                                                                                                                                                                          
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               
Setelah ditolak oleh koordinator laboratorium, Andi mencoba memasukkan lamaran langsung kepada atasan. Alhamdulillah surat lamaran diterima dan pada saat dipanggil test ujian program dan tes interview, Andi dinyatakan lolos dan berhasil. Dengan diterimanya Andi sebagai Instruktur, maka andi harus melanjutkan kuliah ke S1 dan berdampak harus meninggalkan pekerjaan yang lama, yaitu pekerjaan di Bakery, PT.Nafiri Sion (Gandy). Antara senang dan bingung Andi harus mengambil keputusan, apakah tetap mempertahankan pekerjaan lamanya yang di Gandy atau keluar dari Gandy dan beralih profesi sebagai pengajar. Andi sangat bingung untuk memutuskannya, karena sangat berat rasanya meninggalkan teman-teman Gandy yang sudah bersama selama 5 tahunan. Selain berat berpisah dengan teman-teman di Gandy Andi statusnya karyawan tetap. Sedangkan waktu itu untuk mecari pekerjaan yang bisa menjadi karyawan tetap sangat sulit. Tapi kalau berfikir panjang jika Andi bertahan di Gandy untuk prospek kedepannya Andi ya hanya sebagai karyawan Bakery saja. Sedangkan kalau Andi mengambil keputusan sebagai Instruktur Andi harus melanjutkan kuliah S1 lagi dan harus meninggalkan pekerjaan di Gandy. Akan tetapi jika Andi menjadi instruktur, maka prospek kedepannya akan lebih baik.
Karena merasa bingung untuk memutuskan keputusan itu, Andi sharing dengan temen-teman dekat Andi dan Saudara Andi. Namun mereka juga pada kebingungan, sehingga terpaksa Andi harus bisa memutuskan sendiri. Setelah difikir matang-matang, maka Andi memutuskan untuk keluar dari Gandy dan bekerja sebagai Instruktur serta  melanjutkan kuliah S1.
Jadi terhitung dari bulan Maret 2006 Andi statusnya bukan Assisten Lab lagi, tapi sebagai Instruktur Lab dengan masa kontrak satu tahun. Saat menjadi instruktur Lab, Andi pertamakali harus mengajar matakuliah MYOB yang saat itu belum pernah andi pelajari di bangku perkuliahan. Meskipun dari keluarga  Andi tidak ada background yang mengajar, namun demi merubah hidup, Andi harus bisa dan mampu untuk melakukannya. Andi sebelum mengajar harus datang lebih awal untuk mempelajarinya terlebih dahulu. Alhamdulillah satu semester berjalan dengan lancar dan itu menjadi dasar memperkuat mental Andi untuk mengajar dengan materi apapun. Dari situ Andi dapat satu pelajaran dan hikmah yang bisa andi petik. Kesulitan janganlah dijadikan sesuatu keburukan, karena sebenarnya kesulitan itu menjadi awal dari kemudahan jika kita mampu melewatinya.
Setelah berjalan satu tahun, maka ditahun berikutnya Andi diperpanjang masa kontraknya sebagai Instruktur di AMIK Bina Sarana Informatika (BSI) Jakarta.
Pada tanggal 17 Januari 2008 Andi lulus dari STMIK Nusa mandiri Jakarta dengan program studi Sistem Informasi. Jadi terhitung tanggal 17 januari 2008 Andi mempunyai gelas S.Kom seperti mimpi andi waktu dulu masih duduk di bangku SMK.  Selanjutnya pada bulan Maret Andi diangkat sebagai Karyawan tetap di BSI. Berjalan satu semester Andi mengajar di Kampus BSI Kramat, lalu Andi ditarik ke Bagian Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan (BAAK).
Di BAAK meskipun pekerjaan sangat banyak, namun sistem kekeluargaannya sangat kuat sekali, sehingga membuat Andi nyaman berada di lingkungan BAAK. Banyak hal yang dilalui disana.
Pada tahun 2009 Andi melanjutkan kuliah S2 program Pasca Sarjana STMIK Nusa Mandiri Jakarta Program Studi Ilmu Komputer dengan konsentrasi Sistem Informasi Manajemen. Meskipun kerja sambil kuliah, Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Pada tanggal 31 Maret 2011 Akhirnya Andi lulus sehingga gelar M.Kom pun diraihnya. Pada saat wisuda Alhamdulillah orang tua dan saudara bisa hadir semua yang waktu itu pelaksanaannya di Gedung Sasono Langen Budoyo TMII Jakarta Timur.
Pada tanggal 4 Agustus 2014 Andi mendapat tugas ke bagian lain, yaitu ke bagian Tim Beasiswa & PMDK (Penelusuran Minat & kemampuan). Di tempat yang baru Andi mendapatkan teman-teman yang asyik juga.

Awal kisah perjalanan hidupku dalam meraih mimpi

Awal kisah perjalanan hidupku dalam meraih mimpi


Klaten, kota diantara Jogja dan Solo yang terkenal dengan kebudayaannya dan Sopan santunnya. Pada tanggal 04 Oktober 1981 lahir seorang anak laki-laki, anak ke lima dari lima bersaudara dari keluarga Wito Taruno yang diberi nama Andi Saryoko.
Kakak pertama laki-laki dengan nama Sutrisno, Kakak kedua perempuan dengan nama Hartini, Kakak ketiga perempuan dengan nama Sri Suyatmi, Kakak keempat perempuan dengan nama Suranti, dan yang terakhir laki-laki yang diberi nama Andi Saryoko.
Dari anak pertama sampai anak ke empat semuanya sudah berumah tangga dan memiliki anak, sedangkan anak yang terakhir belum berumah tangga karena harus mengejar karir dan pendidikan di Jakarta.
Dimulai dengan Background tamatan dari SMK Muhammadiyah Cawas Klaten Jurusan Akuntansi, Andi berangkat ke Jakarta bersama kakak ke empat yang bernama Suranti (Mba Ranti) dengan niat untuk mencari pekerjaan. Meskipun dalam benak Andi ada niatan untuk melanjutkan kuliah, namun dikarenakan kondisi keuangan orang tua yang tidak memungkinkan untuk membiayai Andi kuliah, maka itu hanya menjadi impian dan keinginan saja.
Pada suatu hari ketika Andi hendak tamat SMP/SLTP, Andi secara tidak sengaja mendengar percakapan Bapak Andi dan Pak Lek sedang bercakap-cakap membahas tentang kelanjutan sekolah Andi. 
Bapak: "Kayaknya aku sudah tidak sanggup lagi dech untuk bekerja untuk membiayai Andi melanjutkan sekolah ke SMA"
Pak Lek: "Kenapa Mas? Andi kan anaknya pinter"
Bapak: " Aku sudah ga sanggup lagi untuk bekerja, mataku sudah kurang bisa melihat jelas"
Pak Lek: "Ya kan sayang mas, kalau andi tidak melanjutkan sekolah ke SMA, Andi kan pintar, kemarin kan dapat ranking 1 di SMP"
Bapak: " Iya sih..."
Akhirnya Bapak berusaha keras untuk bisa bekerja agar Andi tetap bisa melanjutkan sekolah ke jenjang SMA. Akhirnya Andi melanjutkan ke SMK Muhammadiyah Cawas Klaten dengan jurusan Akuntansi angkatan 1997 dan lulus di tahun 2000.
Saat sekolah jarang sekali andi mendapat uang saku untuk jajan, untuk biaya SPP aja kadang telat. Tapi Andi tidak putus asa dan berusaha gimana caranya agar Andi bisa membantu orang tua untuk dapat membiayai sekolah Andi, dan juga biar andi tetap bisa jajan seperti teman2 yang lainnya meskipun tidak diberi uang jajan dari orang tua.
Di samping sekolah Andi berusaha ternak Ayam, bebek, burung, Entok agar dapat uang untuk dapat membantu orang tua, dan selain itu di sekolah Andi juga berusaha mencari kesibukan dengan menjual peralatan tulis sekolah, seperti buku, bolpoin, pensil, penghapus dll. Waktu itu Andi belanja alat tulis ke daerah kartosuro dan di jual di sekolahan. 
Pada suatu saat, dibangku sekolah SMK, Andi melihat surat yang di bawahnya tertera nama dan tanda tangan seorang pejabat yang memiliki gelar S.Kom. Saat itu pula terlintas keinginan untuk kuliah agar mendapat gelar S.Kom seperti yang tertera pada nama pejabat pada surat itu. Namun apalah daya, dengan ekonomi keluarga yang pas-pas an, maka keinginan itu menjadi sebuah keinginan yang tertunda. Hingga akhirnya Andi bertekat setelah Tamat SMK langsung ingin mencari pekerjaan apapun itu yang penting halal.
Waktu itu sempat ditanya Mba Ranti” Nanti kerja di serang mau ga? Biar nanti aku tanyakan ke Mas Wanto(adik ipar mba Ranti)?”.  Andi jawab” Iya, aku udah niat langsung kerja kok kalau udah lulus nanti, kerja apa aja gapapa yang penting halal, mau ikut siapa aja juga gak apa apa, andai saja harus kerja cuci piring juga gapapa”. Karena Andi berfikir bahwa melakukan pekerjaan atau sesuatu yang halal kalau kita lakukan dengan hati ikhlas dan sabar insya’alloh akan berkah dan tidak akan menjadi beban.
Setelah dinyatakan lulus SMK yang waktu itu sekitar bulan Juli tahun 2000, Andi langsung diajak ke Jakarta Mba Ranti untuk di titipkan kerja ke Serang. Namun sebelum dapat informasi bahwa di Serang ada lowongan untuk sementara Andi menunggu di Jakarta di tempat kost suami Mba Ranti (Mas Panut). Berhubung Andi punya temen yang kerja tidak begitu jauh dari Jakarta, tepatnya di daerah Tangerang maka Andi main ke Tangerang untuk mencoba memasukan lamaran kerja di sana. Di tangerang banyak teman-teman Andi yang kerja di sana, ada Fendi (Sahabat Andi dari kampong), Dik Agus, Winanto, Yanti, Yuni dan tetangga kampungpun juga ada disana. Makanya Andi kalau main kesana ngerasa betah, karena disana suasananya juga masih berasa suasana di kampong yang dingin dan sejuk, tidak seperti di Jakarta yang panasnya luar biasa.
Sekitar empat hari Andi menginap di Tangerang sekaligus untuk mencari pekerjaan, namun ternyata rejeki Andi bukan di Tangerang alias tidak ada yang menerima lamaran pekerjaan Andi. Dari PT ke PT, dari Pabrik ke Pabrik Andi memasukkan lamaran pekerjaan dengan di temani Fendi sahabat Andi. Pernah pada satu hari, Pagi-pagi Andi dengan ditemani sahabatnya yaitu Fendi berkeliling dengan menaiki sepeda onthel, mencari lowongan pekerjaan untuk Andi. Sempat pula memasukkan lamaran ke pabrik tempat Fendi dan Agus bekerja, namun lamaran Andi tidak diterima juga.
Pada hari Jum’at Andi pulang dari Tangerang ke Jakarta tempat kost Mas Panut karena rencananya besok minggu Andi mau diajak Mba Ranti dan Mas Panut untuk dititipkan bekerja di Serang tempat Adik Mas Panut dan rencananya Andi akan bekerja di Pabrik sepatu Serang.
Pada hari Sabtu sepulang bekerja Mas panut membawa kabar bahwa Andi bisa memasukkan lamaran ke tempat Mas Panut bekerja. Dia bekerja di PT. Nafiri Sion (Gandy) jalan Hayam Wuruk Jakarta Pusat yang bergerak di bidang Restoran Steak & Bakery. Mas panut bekerja di bagian Bakery sebagai beker. Pada hari minggu pagi saya ikut Mas panut ke Gandy untuk memasukkan lamaran kerja. Sesampainya di Gandy, Andi langsung menyerahkan surat lamaran dan disuruh langsung bekerja. Sehingga hari minggu itu menjadi pengalaman pertama Andi bekerja di perusahaan/PT.
Awal bekerja yang sangat menggembirakan buat Andi, karena pada akhirnya Andi bisa bekerja juga di Jakarta meskipun ada hal yang kurang di sukai. Hal-hal yang kurang disukai bekerja di Gandy bagian Bakery adalah waktu bekerja minggu tidak bisa libur begitu juga hari-hari libur(tanggal merah) tidak boleh libur, bahkan wajib masuk dan lembur, karena disaat seperti itu Bakery banyak pesanan. Selain itu pada hari raya idhul fitri atau idhul adha tidak boleh libur pulang kampung, bisa libur tapi bergantian untuk setiap tahunnya. Jika tahun ini pulang kampung maka idhul fitri tahun depan tidak bisa pulang kampung karena harus bergantian dengan teman-teman yang lain. Apalagi setiap minggu pagi banyak orang dan anak-anak yang lari pagi/jogging ke Monas (Monumen Nasional). Mereka pada jogging ke monas, sedangkan Andi harus berangkat bekerja untuk mencari sesuap nasi.
Tapi begitulah kehidupan, selalu ada dua sisi yang berbeda, selalu ada pilihan. Ada suka, ada duka. Ada kesulitan ada juga kemudahan. Seperti yang kita ketahui bahwa Bapak Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudoyono yang akrab disapa (SBY) di tahun 2014 ini menerbitkan buku yang berjudul Selalu Ada Pilihan (SAP). Konon katanya, buku tersebut merupakan uraian pengalaman sang presiden selama menjabat selama 2 periode, kurang lebih 9 tahun. Dalam buku tesebut katanya, juga ada beberapa keterangan dari apa yang sebenarnya terjadi dan belum diketahui publik, terutama yang berkaitan dengan fitanahan terhadap dirinya. Selalu Ada Pilihan atau bisa juga kita artikan Selalu Ada Jalan (SAJ) dari setiap masalah yang kita hadapi. Itulah yang harus kita yakini ketika menghadari suatu masalah. Namun tentu solusi atau jalan keluar tersebut tidak datang dengan sendirinya. Kita harus berusaha mencari jalan keluar terbaik dari sekian banyak jalan keluar yang tersedia. Caranya tentu dengan berpikir dengan kepala dingin, kesampingkan ego diri, dan janan malu untuk bertanya. Tentu saja dalam memecahkan masalah terkadang kita butuh pendapat atau masukan orang lain yang lebih berilmu atau lebih berpengalaman. Dengan bertanya kepada mereka kita akan mendapatkan banyak alternatif jalan keluar.
Selama satu bulan Andi tinggal ngekost bersama Mas panut di Jalan Thalib 3 Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat, dan selama satu bulan itu pula Andi berusaha untuk mengenal lingkungan daerah sekitar tempat tinggal di sana. Setelah mengenal Andi pun mendapatkan sebuah tempat kost yang tak jauh dari tempat kost Mas Panut. Pada awalnya Mba Ranti tidak bisa menerima kenyataan bahwa Andi memutuskan untuk kost sendiri. Nangis dan berurai air matanya saat mendengar kalau Andi mulai besok kost untuk tinggal sendiri. Entah karena sayangnya atau karena adik satu-satunya, Mba Ranti menangis dan gak rela jika Andi tinggal kost sendirian. Lambat laun waktu berjalan dan akhirnya Mba Ranti bisa mengerti akan hal itu.
Mba Ranti pun juga harus mengerti akan kalimat “Hidup itu adalah Pilihan”. Hampir semua orang tahu kalimat itu. Jika kehidupan diibaratkan sebuah huruf, maka hidup akan berawal dari ‘B, birth (lahir) dan D, death (meninggal), tetapi diantara kedua huruf ‘B maupun D’, ada ‘C sebagai choice (pilihan), dan apabila kita ingat sebelum kita lahir/Birth (B) ada ‘A’ yang artinya bahwa ada kehidupan sebelum kita di lahirkan yaitu di alam kandungan, dan setelah Death/Meninggal (D) ada banyak huruf yang sangat panjang, yang artinya setelah meninggal/Death bukan berarti berakhir semuanya karena setelah ‘D’ masih ada ‘E’,’F’,’G’,…… dan seterusnya, yang artinya setelah kita meninggal kita harus ingat bahwa kehidupan setelah Death/meninggal justru sangatlah panjang.
Hidup senantiasa menawarkan pilihan, entah itu suatu hal yang menyakitkan ataupun membahagiakan, semuanya bukan tanpa konsekuensi. Apa yang anda pilih, itulah yang harus dipertanggung jawabkan. Entah di dunia ataupun di hari pembalasan kelak. Namun percayalah, bahwa Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik dalam setiap pilihan itu. Begitu banyak pilihan dalam setiap aspek kehidupan. Bahkan ketika anda tidak memilih apapun, itu adalah pilihan juga. Itulah yang akan menentukan masa depan anda.
Pilihan bukanlah sesuatu yang bisa anda pilih begitu saja tanpa pertimbangan yang tepat. Jangan pernah menyesali apa yang telah menjadi pilihan dalam hidup anda, karena pilihan adalah apa yang harus anda jalani selanjutnya. Anda tidak bisa begitu saja mengulangi apa yang telah menjadi keputusan ataupun pilihan anda saat anda menyerah terhadap pilihan tersebut. Namun anda bisa belajar dan merubah hal itu agar tidak lagi terulang di masa mendatang.
Jangan menjadi seseorang yang selalu menghindar saat anda dihadapkan pada sebuah pilihan. Baik ataupun buruk, anda harus bisa memilih, karena itu yang akan menentukan jalan hidup anda selanjutnya. Jika anda menemukan kesulitan karena pilihan tersebut, bukankah itu baik? Anda bisa belajar dan mengakui dengan berani bahwa anda memang telah salah dalam memilih dan tidak akan lagi terjatuh ke dalam lubang yang sama. Karena tidak ada kata terlambat untuk membenahi diri, maka anda pun jangan pernah berhenti untuk bisa menjadi lebih baik lagi.
Banyak hal yang Andi lalui selama tinggal kost sendiri. Suka, duka canda dan tawa selalu merwanai kehidupan Andi. Tuhan Maha Adil, dan kita pasti mengakui itu. Di balik kesedihan pasti ada kebahagiaan, di balik kekurangan pasti ada kelebihan, di balik kesulitan pasti ada kemudahan. Andai saja kita mau berfiki sebenarnya banyak hal yang dapat kita ambil hikmah dan pelajaran di setiap kejadian yang kita lewati.  
Di tempat kost yang baru Andi menemukan banyak teman yang bermacam-macam suku dan agamanya, namun di sana mayoritas orang jawa dan beragama islam. Di kost situlah Andi bertemu dengan keluarga yang menganggap Andi seperti keluarganya sendiri. Mba Eti, orang tegal yang punya usaha warteg yang sampai sekarang masih mengangap Andi seperti anaknya sendiri.
Selanjutnya usaha wartegnya dilanjutkan adiknya yang bernama “Amaliya Salamah” atau Andi memanggilnya dengan sebutan Mba Amel. Mba Amel sudah berkeluarga dan nama suaminya Mas Rohim serta punya dua anak, perempuan dan laki-laki. Mba Amel tamatan STAN yang bekerja di kantor Pajak Jakarta, sedangkan Mas Rohim dengan gelar Sarjana Agama bekerja security dan mengajar pendidikan agama di salah satu sekolah swasta di Jakarta sesuai dengan backgroundnya.
Mba Amel dan Mas Rohim adalah orang baik yang memberikan motivasi kepada Andi untuk melanjutkan kuliah.  Namun di sisi lain ada pula beberapa teman yang bilang “Banyak kok yang sudah Sarjana tapi nganggur alias ga bekerja”. Nah… di situ Andi harus mampu untuk berfikir antara mau melanjutkan kuliah atau tidak.
Setelah difikir dan dipertimbangkan, Andi pun memutuskan untuk melanjutkan kuliah meskipun harus kuliah sambil bekerja. Dengan bekerja selama 2 (dua) tahun Andi punya sedikit tabungan untuk persiapan masuk kuliah. Dengan kondisi keluarga yang kurang mampu justru itu yang membuat Andi termotivasi untuk semangat berjuang, berjuang dan bekerja keras. Dengan latar belakang itu pula Andi sangat berantusias untuk dapat merubah hidup. Karena dengan keadaan ekonomi yang di bawah tidak menutup kemungkinan mendapat hinaan dan cercaan dari mereka orang-orang yang tidak mempunyai hati yang baik.
Hinaan ataupun cercaan Jika kita lihat dari sisi negative, kita akan lebih terpuruk, namun jika kita lihat dari sisi positif, justru itu akan memotivasi diri kita untuk bisa membuat diri kita bangkit dan berjuang.
Setelah difikir matang-matang akhirnya andi memutuskan untuk melanjutkan kuliah. Mengingat ekonomi dan Andi hanya ada sedikit uang buat biaya kuliah, maka Andi berusaha untuk mencari kampus yang biayanya terjangkau. Dengan bantuan Mas Rohim suami Mba Amel, Andi berkeliling Jakarta dari kampus ke kampus untuk mendapatkan informasi tentang penerimaan mahasiswa baru di kampus-kampus. Dari satu kampus ke kampus yang lain Andi di antar Mas Rohim dengan sepeda motornya Mas Rohim. Sempat ingin masuk ke kampus STIE Dr.Mochtar Thalib yang berada di Jalan Benhil, karena apabila melanjutkan di sana kemungkinan akan mendapatkan beasiswa dengan modal nilai dari SMK kemarin. Untuk di STIE Dr.Mochtar Thalib Andi mempunyai kendala transportasi yang susah, karena harus beberapa kali naik angkot dari tempat tinggal untuk menuju ke kampus.
Selanjutnya di hari yang berikutnya Andi dengan diantar Mas Rohim kembali melanjutkan untuk pencarian informasi tentang kampus ke kampus, dan kali ini daerah Jakarta Pusat yang di telusuri. Pertama yang di tuju adalah LP3I, dengan harapan apabila lulus dari LP3I langsung ditempatkan untuk bekerja. Akan tetapi biaya yang tidak terjangkau jadi kendala, sehingga melanjutkan ke kampus lain.
Kemudian Andi melanjutkan ke Kampus YAI yang berada di Jalan Kramat Raya, namun di sana tidak ada jurusan yang sesuai dengan jurusan yang hendak Andi ambil. Menurut ADM YAI jurusan Akuntansi di kramat tidak ada, melainkan adanya di Salemba. Sehingga Andi mencoba mencari informasi ke kampus yang lain.
Andi dan Mas Rohim menuju ke Kampus STMIK Muhammadiyah yang terletak di Jalan Kramat Raya, dan Alhamdulillah di sana biaya cukup terjangkau karena dengan background Andi yang dulu sekolah di SMK Muhammadiyah maka jika Andi melanjutkan di STMIK Muhammadiyah akan mendapatkan beasiswa sekian persen, sehingga Andi memutuskan untuk mendaftar sebagai mahasiswa baru di kampus STMIK Muhammadiyah Jakarta.
Setelah mendaftar sebagai Mahasiswa baru di STMIK Muhammadiyah, Andi mengikuti Ujian seleksi dan Alhamdulillah lolos menjadi calon mahasiswa di  STMIK Muhammadiyah.
Pada saat menjelang ORMIK Andi harus membayar uang semester awal, namun pada saat pulang dari STMIK Muhammadiyah Andi melintasi  flyover Kramat Raya yang di sebelah kanannya ada Kampus yang tidak begitu besar namun ramainya luar biasa. Jauh berbeda suasananya jika di bandingkan dengan STMIK Muhammadiyah. Dalam benak Andi bertanya-tanya “Kampus apaan ya… kok ramai sekali dan nampak hidup sekali itu kampus?”, sehingga membuat Andi penasaran untuk mencari informasi tetang kampus tersebut.
Di hari berikutnya Andi mengajak Mas Rohim untuk melihat kampus yang nampak ramai dan hidup itu. Sesampainya di depan kampus tersebut Andi bertanya pada salah satu mahasiswi yang berada di depan kampus, “Mba maaf numpang Tanya, Untuk pendaftaran mahasiswa baru masih dibuka ya?” dan Mahasiswipun menjawab, “Iya Mas, tapi ini udah gelombang terakhir dan udah mau tutup lusa.” Dan Andi menjawab” Ok, terimakasih…”. Selanjutnya Andi bergegas untuk menuju ke ruang Admin untuk mencari informasi lebih lanjut.
Sesampai di ruang admin, Andi mendapat informasi bahwa di situ ada jurusan yang Andi minati dengan biaya yang cukup terjangkau, sehingga meskipun Andi sudah terdaftar di STMIK Muhammadiyah namun Andi lebih tertarik untuk masuk di BSI dengan pertimbangan jurusan sesuai minat dan biaya yang cukup terjangkau.

Akhirnya Andi memutuskan untuk mendaftar di AMIK BSI yang berada di samping flyover Jalan Kramat Raya Senen. Andi mengambil Program D3 jurusan Komputer Akuntansi di AMIK BSI. 

                                                                                                                       to be continue ....

Link murottal Al Qur'an Juz 1 sampai jus 30

Ini link murottal Semoga bermanfaat Mishary Rasyid per Juz....  Juz 1 ⇨ http://j.mp/2b8SiNO Juz 2 ⇨ http://j.mp/2b8RJmQ Juz 3...